Hybrid Logic V10.0

AI Content Detector Pro+

Cek keaslian tulisan Anda. Algoritma kami menggabungkan Burstiness, Perplexity, dan Fingerprinting untuk mendeteksi ChatGPT, Gemini, & Claude.
⚠️ Mode Tamu: Limit 1x per hari.

Teks Analisis
0 Kata 0 Karakter
Frasa AI
Kaku/Struktural
Utilitarian
Hedging

Hasil Deteksi Detail

0%
Manusia
0%
AI / Robot
Menunggu Input...
Utilitarian
-

Kosakata fungsional.

Structure
-

Pola kaku/rigid.

Complexity
-

Variasi kalimat.

Promo Tone
-

Urgensi berlebihan.

Laporan Detil Hybrid Logic

Jejak Digital AI (Fingerprint) 0 Ditemukan

Kesimpulan:

Silakan masukkan teks untuk memulai analisis.

Pendeteksi AI Paling Akurat untuk Bahasa Indonesia

Bagaimana Cara Kerjanya?

Alat ini menggunakan kombinasi tiga metode canggih untuk menganalisis teks:

  • Burstiness: Mengukur variasi struktur dan panjang kalimat. Manusia cenderung menulis dengan ritme yang "meledak-ledak" (campuran kalimat pendek dan panjang), sedangkan AI cenderung datar dan monoton.
  • Perplexity: Mengukur seberapa "tertebak" kata berikutnya dalam sebuah kalimat. Tulisan AI sering memilih kata dengan probabilitas tertinggi, membuatnya terdengar sangat lancar namun miskin kejutan.
  • Fingerprinting: Mendeteksi frasa "klise" yang sering dimuntahkan oleh model bahasa besar (LLM) seperti "penting untuk dicatat", "di era digital ini", atau struktur paragraf yang kaku.

Kenapa Harus Menggunakan Detektor Ini?

Di era *generative AI*, keaslian konten menjadi mata uang baru. Alat ini sangat krusial untuk:

  • Pendidik & Guru: Memastikan esai siswa adalah hasil pemikiran orisinal.
  • SEO Specialist: Mencegah penalti Google akibat konten spam otomatis (Thin Content).
  • Penulis & Editor: Memoles tulisan agar lebih humanis dan tidak terdengar seperti robot.

Kami terus memperbarui algoritma kami untuk mengenali pola terbaru dari GPT-4, Claude 3, dan Gemini Pro.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah alat ini 100% akurat?

Tidak ada detektor AI yang 100% sempurna. Namun, dengan metode *Hybrid Logic* kami, tingkat akurasi mencapai 98% untuk teks Bahasa Indonesia baku. Kami menyarankan hasil ini sebagai indikator awal, bukan vonis mutlak.

Mengapa teks saya terdeteksi AI padahal saya tulis sendiri?

Ini disebut False Positive. Biasanya terjadi jika gaya penulisan Anda sangat formal, kaku, atau menggunakan banyak frasa klise/baku. Cobalah memvariasikan panjang kalimat dan gunakan kata-kata yang lebih emosional/subjektif.

Apakah data saya disimpan?

Kami memprioritaskan privasi. Teks yang Anda masukkan hanya diproses di server untuk analisis sesaat dan tidak disimpan secara permanen di database kami untuk melatih model AI lain.